![]() |
Ketua DPP SERAT, Mugeni |
Salah satu yang menjadi penyemarak hajatan politik 5 tahunan baik Pemilihan Umum maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah survei yang bermunculan. Hal ini bisa kita lihat saat ini, di mana sejumlah lembaga merilis hasil survei elektabilitas kandidat di Pilkada Serentak November 2024 mendatang.
Tapi, survei-survei itu disebut perlu diwaspadai. Yang bilang begitu, adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sempekat Nusantara Berdaulat (SERAT) Isran Noor - Hadi Mulyadi, Mugeni. Mantan pejabat di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur itu, bahkan meminta masyarakat untuk tidak mudah terkecoh dengan survei yang beredar.
Bukan tanpa sebab, menurut Mugeni, seringkali survei dibuat untuk tujuan politik yang tak jarang membuat masyarakat bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya.
"Apalagi misalnya, ada survei yang ngomong Isran Noor di bawah kandidat lain, misal elektabilitas Isran di bawah siapa gitu, itu harus dipertanyakan," ungkap Mugeni.
Meskipun sampai saat ini belum ada survei yang merilis nama lain, yang dikatakan lebih tinggi elektabilitasnya ketimbang Isran Noor, tapi penyebutan nama-nama yang sudah tak relevan dalam konteks Pilkada Kaltim 2024, disebut Mugeni bisa bikin masyarakat bingung.
Belum lagi, urusan selisih prosentase yang didapat masing-masing kandidat, "Publik sudah tahu rekam jejak Isran Noor. Elektabilitas Isran Noor sudah pasti jauh lebih tinggi dari kandidat lain. Jadi kalau selisihnya hanya sekian persen saja, itu patut dipertanyakan," jelasnya.
Sebagai organisasi yang secara resmi mendukung Isran Noor - Hadi Mulyadi di Pilkada Kaltim 2024, SERAT yakin Isran-Hadi tak terkalahkan.
"Isran sejak jadi Bupati Kutai Timur jadi ketua APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), saat jadi Gubernur Kaltim jadi ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), elektabilitas Isran ini tinggi," tukasnya.
Pada bagian yang lain, sampai hari ini menurut Mugeni, baru Isran Noor yang secara resmi dan terbuka mengumumkan Bakal Calon Wakil Gubernur, yakni Hadi Mulyadi.
"Hanya Isran Noor yang sudah punya pasangan (calon wakil gubernur) jelas. Yang lain kan belum ada yang diumumkan secara resmi ke publik. Coba siapa?" pungkasnya.